Renungan.org
Home - Saat Teduh - Saat Teduh – Menyikapi Kesalahan

Saat Teduh – Menyikapi Kesalahan

Saat Teduh Renungan.org - 30 Maret 2020 - Seburuk apapun masa lalu kitam di dalam Tuhan ada pengharapan hari esok yang cerah.

Saat Teduh Kristen hari ini: Maret 2020

Bacaan Alkitab

Tetapi akan terjadi kelak, apabila engkau berusaha sungguh-sungguh, maka engkau akan melemparkan kuk itu dari tengkukmu.

Kejadian 27:40b

Renungan

Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya sehingga muncullah pepatah yang berbunyi: nasi sudah menjadi bubur. Namun, pepatah itu kini berkembang. Jika nasi sudah menjadi bubur, maka buatlah bubur yang enak dengan harga yang lebih mahal daripada nasi.

Esau juga pernah melakukan kesalahan besar di dalam hidupnya. Ia tidak menghargai hak kesulungan dan menjualnya kepada adiknya hanya dengan semangkuk sup kacang merah. Ia kehilangan doa berkat dari ayahnya. Namun, Esau tidak diam dan meratapi kesalahannya terus. Esau berusaha keras memperbaiki kesalahannya. Ia mengambil Mahalat, anak Ismael, menjadi istrinya, karena ia tahu ibunya tidak menyukai wanita Kanaan (Kejadian 28:6-9). Esau juga berkerja keras sehingga akhirnya ia diberkati dan memiliki banyak harta (Kejadian 33:8-9). Yang luar biasa, pada akhirnya Esau dapat memaafkan Yakub dan melupakan dendamnya. Ia telah berhasil melemparkan kuk itu dari tengkuknya sekalipun ia tetap kehilangan hak kesulungannya.

Kita tidak pernah dapat mengubah masa lalu kita. Dendam hanya akan memperburuk keadaan. Masa lalu juga tidak dapat diubah dengan cara diratapi secara berlarut-larut. Seperti Esau, marilah kita berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki semua kesalahan kita. Untuk itu, mintalah hikmat dari Tuhan tentang apa yang harus kita perbuat. Mintalah kekuatan kepada-Nya agar dapat mengampuni diri sendiri atau orang lain yang telah berlaku jahat kepada kita.

SEBURUK APA PUN MASA LALU KITA, DI DALAM TUHAN ADA PENGHARAPAN HARI ESOK YANG CERAH.

Add comment