Renungan.org
Home - Artikel Kristen - Langkah-Langkah Awal Dalam Kehidupan Seorang Kristen

Langkah-Langkah Awal Dalam Kehidupan Seorang Kristen

Langkah-Langkah Awal Dalam Kehidupan Seorang Kristen

Sebagai seorang Kristen yang baru, mungkin anda agak bingung langkah apa berikutnya yang harus lakukan. Kehidupan seorang Kristen baru bisa dikatakan menarik dan penuh tantangan. Saya mempunyai seorang teman dalam pelayanan, dia adalah mantan seorang ateis, dimana pengalaman awalnya sebagai seorang Kristen penuh dengan harapan dan tantangan. Apa yang harus dia lakukan pada saat dia lahir baru? Dia bertanya-tanya dalam dirinya sendiri. Haruskah dia menghadiri gereja? Ke mana dia harus pergi? Kepada siapa dia harus katakan kalau dia adalah seorang Kristen yang baru? Bagaimana jika dia memiliki keraguan? Seberapa sering dia harus berdoa dan membaca Alkitab?

Artikel ini akan menunjukkan bimbingan rohani untuk membantu orang percaya baru untuk dapat mengerti langkah pertama dalam kehidupan Kristen, tetapi wawasan ditawarkan di sini juga bermanfaat bagi setiap orang Kristen sebagai pengingat mengenai hal bagaimana sebenarnya kehidupan Kristen itu.

Dari Mana Anda Berasal dan ke Mana Anda Akan Melangkah?

Jika anda adalah orang Kristen yang baru, ada kesempatan bagi anda, apakah anda adalah seorang yang dewasa atau masih dewasa muda. Hal ini mengartikan bahwa  anda jelas datang dari latar belakang apa, keyakinan apa, kebiasaan apa, dan bagaimana pola pikir anda. Mungkin Anda datang kepada Kristus setelah anda terlibat dalam agama atau filsafat lain. Atau mungkin anda dibesarkan dalam keluarga Kristen, akan tetapi keyakinan anda ketika anda dibesarkan dalam keluarga Kristen jauh berbeda dengan sekarang ketika anda telah berkomitmen untuk hidup kepada Kristus.

Tentu saja, tidak ada cara pada artikel kali ini untuk mengantisipasi setiap aspek latar belakang dan pengaruh apa yang membawa anda menyerahkan diri kepada Kristus dan Kristen. Tapi penting bagi anda untuk mengingat  dari mana latar belakang anda, karena hal itu dapat mempengaruhi kehidupan anda saat ini ketika di dalam Kristus.

Sebagai seorang Kristen yang baru anda mungkin menemukan diri anda agak bingung mengenai langkah berikutnya yang anda harus lakukan. Sementara ada kegiatan umum yang dapat anda ikuti, seperti mengikuti rutinitas pertemuan orang-orang Kristen, tidak ada rencana yang tepat dijabarkan dalam Alkitab mengenai langkah-langkah berikutnya. Allah memiliki rencana untuk anda dan kehidupan anda, tapi itu adalah sesuatu yang harus anda temukan saat anda tumbuh sebagai seorang Kristen dan dalam hubungan anda yang matang dengan Kristus.

Emosi: Terlalu Menggebu-Gebu atau Biasa Saja?

Suatu bidang di mana anda mungkin bingung adalah mengacu pada emosi dalam hubungan dengan Kekristenan. Mungkin ketika anda menjadi seorang Kristen anda adalah seseorang dengan latar belakang yang sangat emosional. Tetapi, sekarang hidup anda telah tenang dan anda bertanya-tanya kemana sifat emosional tersebut, kenapa tidak ada lagi. Atau mungkin anda sedang mengalami hal yang sebaliknya, dimana komitmen anda kepada Kristus mungkin belum emosional sama sekali, atau setidaknya tidak terlalu emosional.

Jangan khawatir. Orang-orang Kristen datang kepada Kristus dengan berbagai macam cara. Beberapa orang sangat emosional, akan tetapi sebagian yang lain tidak. CS Lewis, misalnya, salah satu pemikir besar Kristen dari abad ke-20, mengilustrasikan pertobatannya seperti seseorang yang tertidur kemudian tiba-tiba terjaga, tetapi tidak dalam arti emosional yang menyala-nyala.

Bahkan, sebagai seorang Kristen anda akan memiliki tahap-tahap naik dan turun. Sangat penting bagi anda untuk tidak mendasarkan realitas hubungan anda dengan Kristus atau apa yang telah Dia lakukan untuk anda pada perasaan anda. Perasaan anda akan berfluktuasi (naik dan turun) dari hari ke hari, tetapi dasar keyakinan anda seharusnya janganlah naik turun. Jika anda memiliki dasar yang kuat dalam Kristus dan Kristen, maka dasar yang berakar dari hubungan yang nyata dengan Kristus adalah hal yang akan mendukung kehidupan Kristen anda.

Selalu Belajar

Banyak orang yang selalu belajar tetapi tidak pernah bisa mengakui kebenaran (2 Timotius 3:7). Menjadi seorang Kristen adalah belajar seumur hidup dalam banyak hal, tapi tidak seperti beberapa orang yang selalu belajar tetapi tidak dapat mengakui kebenaran, anda memiliki dasar dalam kebenaran (Kristus). Anda akan banyak belajar sepanjang hidup dalam Kristen, akan tetapi anda harus berhati-hati untuk tidak menyerap informasi terlalu banyak juga.

Suatu bidang yang ingin anda pelajari lebih lagi haruslah ada hubungannya dengan Alkitab (Alkitabiah). Anda mungkin telah mendengar banyak informasi atau mitos tentang Alkitab dan mungkin anda belum terlalu mengenal Alkitab. Artikel ini hanya dapat memberikan informasi singkat tentang Alkitab dan apa yang diajarkan, tetapi jika anda ingin mempelajari lebih lanjut, anda dapat mencoba pelajari dari beberapa sumber yang bermanfaat.

Saya bisa memberikan beberapa contoh sumber yang bermanfaat. Pertama adalah buku From God to Us (Dari Allah untuk Kita) oleh Norman Geisler dan William Nix (Penerbit Moody), dimana buku ini akan memberikan beberapa informasi umum yang bermanfaat tentang Alkitab. Kedua, buku The New Testament Documents: Are They Reliable? (Dokumen Perjanjian Baru: Apakah Dapat Dipercaya?) oleh F.F. Bruce (InterVarsity Press), dimana buku ini menjelaskan ringkasan singkat dan bermanfaat tentang bukti keandalan kitab Perjanjian Baru, di mana kisah Yesus dan Gereja awal dicatat. Ketiga adalah buku Basic Christianity (Dasar Kekristenan) oleh John Stott (InterVarsity Press), dimana buku ini memberikan gambaran singkat mengenai betapa pentingnya kepercayaan Kristen.

Membaca Alkitab dan renungan harian
Membaca Alkitab dan renungan harian

Alkitab

Alkitab sebenarnya adalah kumpulan dari banyak kitab / buku yang ditulis oleh beberapa penulis yang terinspirasi oleh Allah selama rentang sekitar 1.500 tahun atau lebih. Perjanjian Lama berisi buku-buku yang ditulis sebelum zaman Kristus, sedangkan Perjanjian Baru berisi dokumen-dokumen tentang kehidupan Kristus dan gereja mula-mula. Injil termasuk Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Keempat buku tersebut berisi hal-hal mengenai kematian, kehidupan dan kebangkitan Kristus. Yohanes adalah kitab yang sangat bagus bagi orang Kristen baru untuk diperkenalkan lebih lagi kepada Kristus dan nasihat-nasihat-Nya.

Membaca renungan harian dan saat teduh akan menambah pengetahuan dan mendalami isi Alkitab dengan lebih mudah dan tidak membosankan. Selanjutnya Anda dapat membaca kitab Kisah Para Rasul, yang mencatat peristiwa menarik dan penuh tantangan dalam kehidupan orang-orang Kristen awal dan Gereja awal. Kitab ini memperkenalkan seseorang tokoh yang dikenal dengan nama Paulus, sebagai seorang yang berlatar belakang anti Kristus, yang kemudian menjadi salah satu dari orang-orang Kristen yang paling penting dalam gereja mula-mula.

Mengikuti kitab Kisah Para Rasul, anda akan menemukan sejumlah surat-surat tertulis, dari banyak tokoh kepada orang Kristen yang lainnya. Surat-surat tersebut adalah surat yang sangat praktis, yang mengajarkan bagaimana kehidupan Kristen. Yakobus adalah surat yang bagus dibaca untuk menambah wawasan praktis mengenai kehidupan Kristen.

Keraguan dan Tantangan

Kemungkinan besar anda akan memiliki sejumlah pertanyaan tentang agama Kekristenan. Jangan berkecil hati jika memang demikian, tapi lakukanlah yang terbaik untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan anda. Ada sejumlah sumber yang tersedia menangani pertanyaan-pertanyaan tentang Alkitab, agama-agama lain, filsafat-filsafat lain atau pandangan dunia… Bidang memperjuangkan / membela Kekristenan disebut dengan istilah apologetika, mungkin anda ingin mempelajari lebih lanjut bidang tersebut, terutama jika anda memiliki banyak pertanyaan.

Kekristenan bukanlah suatu sistem kepercayaan yang menghambat pertanyaan atau pikiran. Semua kebenaran adalah kebenaran Allah, seperti yang telah dikatakan, jika keKristenan adalah benar, itu adalah karena kita percaya bahwa kisah-kisah di Alkitab adalah benar terjadi, maka setiap pertanyaan yang wajar harus memiliki jawaban yang masuk akal.

Bahkan, 1 Petrus 3:15 menuliskan menegaskan kita untuk selalu siap untuk memberikan jawaban kepada setiap orang yang bertanya kepada kamu tentang pengharapan yang kita miliki.” Sebagai seorang Kristen baru anda tidak dapat diharapkan untuk menjawaban segala sesuatu yang ditanyakan kepada anda tentang agama Kristen, tetapi anda dapat mulai mempelajari lebih lanjut tentang iman sehingga anda tahu mengapa anda percaya apa yang anda percaya.

Apa Selanjutnya?

Sangat penting bagi anda untuk memulai perkumpulan dengan orang-orang Kristen yang lain secara rutin. Anda mungkin ingin menemukan sebuah gereja Kristen yang solid dimana anda dapat menghadiri pertemuan-pertemuan secara rutin, serta kelompok kecil yang stabil di mana anda dapat bertemu dengan orang-orang Kristen lainnya. Anda juga bisa memastikan diri anda agar dapat meluangkan waktu untuk berdoa dan membaca Alkitab secara teratur. Setelah anda menemukan gereja yang tepat untuk anda, pendeta akan menawarkan panduan bagaimana anda bisa mendewasakan iman anda.

Seperti yang dikatakan di awal artikel ini, kehidupan Kristen adalah menarik dan penuh tantangan. Bertumbuh dalam iman anda adalah penting, tetapi anda tidak bisa melakukannya sendiri.

Tuhan Yesus memberkati Anda!

Add comment