Saat teduh: Memberikan Yang Terbaik

saat teduh Januari 2020
saat teduh Januari 2020

Saat Teduh Kristen hari ini: 07 Januari 2020.

Bacaan Alkitab

(1) Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.

(2) Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.

(3) Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

(4) Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:

(5) Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?

(6) Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

(7) Maka kata Yesus: “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.

(8) Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.”

(9) Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.

(10) Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,

(11) sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

Yohanes 12 : 1 – 11

Renungan

Ada pepatah Tionghoa yang pernah saya dengar dari seorang hamba Tuhan demikian,” pada saat engkau lahir, biarlah sebisanya seluruh dunia disekelilingmu tertawa menyambut kehadirannmu, namun pada saat engkau meninggal, semua dunia begitu bersedih dengan kepergianmu”.

Detik – detik terakhir dalam kehidupan kita biasanya dapat dijadikan gambaran untuk melihat dan menilai kedekatan orang lain dengan orang yang mau pergi meninggalkan dunia ini. Orang yang dekat senantiasa ada di sekelilingnya. Sedang yang kurang dekat biasanya menjauh atau jarang yang ada di dekatnya.Yesus sebagai manusia pernah mengalami hal yang hampir sama. Ia mendapat perhatian dari orang-orang yang mengasihiNya seperti Maria dan Marta.

Pengurapan dengan minyak narwastu yang mahal oleh Maria di kaki Yesus merupakan suatu ungkapan hormat dan penghargaan terhadap pribadi Yesus. Maria tidak memperhitungkan soal nilai dan harganya, ia mau memberi yang terbaik pada saat akhir hidup Yesus yang dikasihinya.Kepedulian Maria di mata Yudas Iskariot merupakan pemborosan. Yudas mempunyai pandangan demikian karena ia adalah bendahara bagi pelayanan Yesus dan murid-muridNya dan ia mempunyai pandangan yang sangat materialistis dan egoistis.

Ia sama sekali tidak punya kepeduliaan atau hati untuk Yesus. Sebaliknya Yesus malah memuji apa yang dilakukan oleh Maria terhadap diriNya, bahkan malah membiarkan.Hati yang peduli, kasih yang mau memberi, menghargai jalan Allah melalui Yesus menjadi dasar mengapa Maria mau memberikan yang terbaik. Sudahkah kita memberikan yang terbaik kepadaNya?