Saat Teduh – Kuat Karena Bersatu

Saat Teduh - Marilah kita saling memperhatikan …, janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita (Ibrani 1024,25) - Feb 11 2020
Saat Teduh - Marilah kita saling memperhatikan …, janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita (Ibrani 1024,25) - Feb 11 2020

Saat Teduh Kristen hari ini: 11 Februari 2020

Bacaan Alkitab

38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 

39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.” 

40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.” 

41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 

42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 

43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 

44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 

45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 

46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 

47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan. 

Kisah Para Rasul 2:38-47

Renungan

Beberapa tahun yang lalu, para bekas tawanan perang Amerika diwawancarai untuk mengetahui metode paling efektif yang digunakan oleh musuh untuk mematahkan semangat hidup mereka. Pada akhir wawancara, para peneliti mendapati bahwa para tawanan yang harta bendanya dirampas dan mengalami penyiksaan secara fisik justru tidak cepat patah semangat bila dibandingkan dengan mereka yang kesepian dalam sel atau terlalu sering dipindah tempat dan terpisah dari teman-teman mereka. Lebih lanjut diketahui bahwa para tentara tersebut memperoleh kekuatan yang terbesar dari hubungan yang akrab dengan sesama yang mereka bentuk di unit militer kecil tempat mereka menjalani penawanan.

Penelitian ini memberi kita wawasan tentang mengapa orang-orang Kristen membutuhkan kebersamaan dengan jemaat yang lain, yakni agar mereka terdorong untuk tetap setia kepada Tuhan. Persekutuan pribadi kita dengan Allah ternyata belum cukup untuk menghasilkan kedewasaan dan ketekunan dalam hal kerohanian. Hubungan di antara jemaat yang bersehati dan dipenuhi Roh Kudus sangatlah penting untuk menumbuhkan iman dan memelihara kesetiaan kita kepada sang Juruselamat (Ibrani 10:23-25).

Kadang-kadang kita tidak mau terlibat dalam kehidupan bergereja, dengan berpikir bahwa akan lebih mudah jika kita menjalani kehidupan rohani seorang diri. Sesungguhnya orang Kristen yang demikian akan kehilangan manfaat dari ibadahnya. Ingatlah bahwa dengan hikmat-Nya Allah telah mengumpulkan kita supaya kita kuat.

ORANG KRISTEN MENJADI KUAT
BILA MEREKA TIDAK BERUSAHA SEORANG DIRI