Saat teduh: Kasih Allah akan dunia ini

saat teduh Januari 2020
saat teduh Januari 2020

Saat Teduh Kristen hari ini: 02 Januari 2020.

Bacaan Alkitab

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini , sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 

Yohanes 3:16

Renungan

“Yesu yana kaunar yara,” Elly menyanyi.

“Bahasa apa itu?” temannya Yulia bertanya sambil tersenyum. “Kedengaran seperti bahasa Yunani!” Elly tertawa. “Itu bukan bahasa Yunani, Itu bahasa Hausa,” katanya menjelaskan. “Saya belajar dari Tante Merry dan Om Stephen, mereka melayani Tuhan di negara Nigeria.” “Apa artinya itu?” Yulia ingin tahu. Elly tersenyum. “Itu artinya, Yesus, Dia mengasihi anak-anak,” Elly menjelaskan.

“Oh, itu seperti lagu yang sama yang Mama ajarkan di rumah!” seru Yulia. “Kalau tidak salah judul lagunya Yesus Cinta Semua Anak di Dunia. Nada lagunya juga mirip.” Elly mengangguk. “Tante Merry mengajar di Sekolah Minggu Nigeria yang usia anak-anaknya rata-rata seusia kita. Ada satu anak yang membuat Tante Merry teringat kepada saya.” kata Elly dengan sedikit bangga.

Yulia tertawa. “Masa?” tanyanya. “Papaku selalu berkata saya sangat lain dari yang lain. Dalam hal apa kamu dan anak Nigeria itu sama?”

“Tante Merry berkata bahwa salah satunya adalah kami sama-sama mengasihi Tuhan. Dan katanya kami berdua tingkah lakunya mirip,” jawab Elly. “Dan kami akan saling berkirim surat. Tante Merry akan menerjemahkannya. Hm… akan menarik sekali mempunyai teman dari Nigeria.”

“ya, seru! Rasanya kita tidaklah banyak berbeda dengan anak-anak di negara lainnya, seperti yang kita kira,” Yulia menyimpulkan. Elly menggelengkan kepalanya. “Tante Merry mengingatkan saya bahwa kita semua sama di hadapan Tuhan,” kata Elly melanjutkan. “Dia mengasihi anak-anak di negara Nigeria, juga dan semua anak-anak di dunia, sama seperti Dia mengasihi kita.”

“Benar,” Yulia setuju, “sama seperti lagu yang kamu nyanyikan tadi. Yok, kita coba nyanyikan.” Elly menyanyikan kembali kata-kata aneh tersebut, dan dia tertawa ketika Yulia mencoba menyanyikan juga. “Pasti, anak-anak Nigeria itu akan tertawa mendengarmu menyanyikan lagu mereka.” Balas Yulia menggodanya.

“Mungkin,” Elly setuju, “tetapi saya tidak peduli. Tuhan mengerti, walaupun ketika kita menyanyi dengan nada atau kata yang kurang tepat. Karena bagi Tuhan tidak ada yang aneh.“ “Ayo kita nyanyi sama-sama saja,” usul Yulia. Dan tidak lama kemudian terdengar keduanya menyanyi bersama dengan semangat.

Tahukah kamu bahwa ada anak-anak lain di dunia ini yang juga mengasihi Tuhan?

Bapa di surga, terima kasih bahwa Engkau mengasihi semua anak-anak di setiap negara di dunia ini. Betapa indahnya bahwa Tuhan Yesus mati untuk kami semua, dan bahwa Tuhan mengasihi semua anak-anak di setiap tempat sama seperti Dia mengasihi saya. Saya memuji nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.