Baca Renungan Harian Kristen mulai hari ini

Baca Renungan Harian Kristen mulai hari ini
Baca Renungan Harian Kristen mulai hari ini

Renungan harian ditulis tidak untuk menggantikan Alkitab, tetapi sebagai alat penunjang yang membantu kita untuk mengerti firman Tuhan lebih dalam dan sistematis untuk memenuhi kebutuhan rohani Anda. Prinsipnya adalah kem-bali kepada sumber pertumbuhan itu sendiri, yaitu Alkitab. Back to the Bible!

Renungan harian disusun berdasarkan kurikulum yang dalam jangka waktu tertentu, bila Anda setia mengikutinya, maka Anda diharapkan akan memper-oleh gambaran yang cukup jelas secara keseluruhan Alkitab.Untuk dapat memanfaatkan bahan ini secara maksimal, Anda dapat meng-ikuti saran-saran praktis sebagai berikut:

  1. Sediakan waktu teratur setiap hari sedikitnya 20 menit.
  2. Carilah tempat yang tenang, hindari suara-suara yang dapat meng-ganggu konsentrasi Anda.
  3. Tenangkan hati dan berdoalah terlebih dahulu memohon pimpinan Tuhan.
  4. Bacalah bacaan Alkitab yang telah ditentukan pada hari itu 2-3 kali hingga paham benar, kemudian renungkanlah.

Bacalah artikel yang tersedia, dan berusahalah menjawab pertanyaan refleksi yang ada dengan jujur. Setiap jawaban dapat pula Anda tuliskan pada sebuah agenda pribadi untuk dapat dibaca lagi sewaktu-waktu. Doakanlah apa yang telah Anda renungkan, serahkan diri Anda hari itu kepada Tuhan, mohon kekuatan dari-Nya untuk hidup sesuai firman Tuhan dan melakukan tekad yang Anda buat hari itu maupun hari sebelumnya. (Doakan pula pokok doa syafaat yang telah disediakan)

Refleksi Sederhana Tentang Renungan harian dan Saat Teduh

Hakikat kehidupan Kristen sangat berkaitan dengan pertumbuhan iman dalam proses menjadi murid Kristus. Bagaimana kita dapat memiliki pertumbuhan iman yang benar di dalam proses menjadi murid Kristus? Salah satunya ialah membangun kehidupan berRenungan harian. Seberapa penting membangun kehidupan dengan membaca Alkitab dan Renungan harian? Mengapa harus melakukannya? Sejauh mana hal itu bermanfaat bagi kehidupan kita?

Kita harus sadar bahwa Renungan harian dan saat teduh adalah suatu disiplin ibadah pribadi yang dilakukan secara teratur, dan melaluinya orang Kristen dapat memelihara hubungan rohaninya dengan Tuhan Yesus Kristus, sang Penyelamat, melalui sarana membaca dan merenungkan Firman Allah dan berdoa. Tujuannya, kita semakin mengenal Allah, dan segala rencana-Nya di dalam Tuhan Yesus Kristus dan bertumbuh di dalam segala kebenaran Allah.

Setidaknya ini memberikan 3 alasan penting untuk dilakukan.

Pertama, alasan dari pihak Allah. Allah adalah Bapa yang mengasihi, setia, ingin agar kita akrab dengan-Nya. Allah telah berbicara dalam sepanjang sejarah umat-Nya seperti yang dicatat Alkitab. Sebagai penyataan dan inspirasi berotoritas, Alkitab menjadi media Allah berbicara menyatakan kasih-setia dan kehendak-Nya, dan menumbuhkan kita ke arah Kristus.

Kedua, alasan dari pihak kita. Kehidupan Kristen adalah perjalanan iman. Iman Kristen ditumpukan kepada Allah dan firman-Nya bukan teladan orang, teori filsafat atau pengalaman rohani siapa pun. Kita perlu kebenaran Allah agar kita boleh bertumbuh benar ke arah Dia. Itu sebabnya kita perlu membaca dan merenungkan Alkitab, doa, berRenungan harian teratur.

Ketiga, Alasan KeTuhanan dan Teladan Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah Putra Allah yang menjadi manusia sejati. Kehidupan-Nya harus menjadi tumpuan iman kita, dan teladan bagi kita. Ada dua hal menonjol dalam sepanjang karir pelayanan Yesus. Pertama, Ia memberitakan dan menggenapi firman Allah. Dari isi ajaran-Nya kita melihat bahwa Tuhan bergaul akrab dengan firman Allah. Kedua, Ia menumbuhkan kehidupan doa sepanjang pelayanan-Nya. Ia bahkan sengaja menyisihkan waktu, menyingkirkan diri dari kesibukan pelayanan demi untuk berdoa. Jika dua hal itu menjadi ciri kehidupan Tuhan, mutlak kita perlu bergaul akrab dengan Allah melalui Alkitab dan doa!

Renungan harian dan saat teduh tidak boleh diabaikan. Jika seorang Kristen tidak berRenungan harian dengan teratur maka kehidupan orang Kristen tersebut akan:

(a) Mudah tersesat; ketika hidup seorang Kristen dipenuhi dengan berbagai masalah, dan tidak memiliki Renungan harian yang benar maka hidupnya akan mudah disesatkan dan tersesat;
(b) Sangat rapuh; ketika menghadapi masalah yang berat di dalam kehidupannya, ia akan mudah untuk berputus asa dan menggunakan cara-cara duniawi untuk menyelesaikan masalahnya, yang sebetulnya bukan merupakan kehendak Tuhan di dalam hidupnya.

Diharapkan dengan membaca Renungan harian Kristen hari ini secara teratur, maka orang Kristen akan memiliki pegangan yang kuat untuk menjalani dan menghadapi tantangan dan persoalan hidup setiap harinya. Mari kita mulai membiasakan diri membangun Renungan harian secara teratur.